Dosen PGSD UNIB Pimpin Tim Pakar Riset “SiTauAntri” di Undiksha Bali

Bali, 27–31 Oktober 2025 – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (UNIB), Dr. Irfan Supriatna, M.Pd., berpartisipasi sebagai Ketua Tim Pakar/Pengkaji dalam kegiatan Program Hilirisasi Riset Prioritas Skema Dorongan Teknologi Tahun Anggaran 2025. Program ini berfokus pada penilaian dan pengembangan produk inovatif bertajuk “SiTauAntri”, hasil karya Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali.

Kegiatan visitasi dilaksanakan pada 27–31 Oktober 2025 di Bali, dengan peninjauan terhadap empat aspek penting, yakni Aspek Teknis, Aspek Pasar dan Bisnis, Aspek Keuangan dan Risiko, serta Aspek Hukum dan Legal. Melalui kegiatan ini, tim pakar melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan kesiapan produk SiTauAntri menuju tahap hilirisasi agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Dr. Irfan Supriatna memimpin tim pakar yang beranggotakan Safaruddin Hidayat Al Ikhsan, S.Kom., M.Kom.; Dr. Adam Hermawan, S.Kom., M.A.B.; Dr. Desmy Riani, S.E., M.Ak.; dan Dr. Desty Anggie Mustika, S.H., M.H. Kolaborasi lintas perguruan tinggi ini menjadi wujud sinergi akademik dalam mendorong riset terapan yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

Produk SiTauAntri sendiri merupakan inovasi digital yang dirancang untuk mengoptimalkan sistem antrian di berbagai sektor layanan publik. Aplikasi ini memungkinkan pengguna melakukan pendaftaran dan pemesanan waktu secara daring, sehingga menciptakan pelayanan yang lebih efisien, tertib, dan transparan. Inovasi ini menjadi bukti nyata penerapan hasil riset menuju solusi digital yang bermanfaat luas.
Universitas Bengkulu menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh dosen PGSD tersebut. Keikutsertaan dalam program nasional ini menunjukkan komitmen UNIB dalam mengembangkan riset aplikatif dan memperkuat jejaring akademik antarperguruan tinggi. Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya untuk terus menghadirkan riset yang inovatif, relevan, dan berdampak positif bagi masyarakat.
